Saturday, September 7, 2013

Protokol UDP Dalam Video Conference

UDP atau user datagram protokol adalah protokol yang banyak dipergunakan untuk layanan video conference, seperti halnya sistem voip yang kita kenal. dimana audio yang dikirimkan secara terus menerus dalam teleconfence voip adalah salah satu bagian dari teknologi streaming namun tentunya prosesnya sedikit berbeda yaitu dengan penggunaan protokol udp dimana antara satu pengiriman maupun penerima audio yang didistribusikan melalui layanan voip ini harus berada dalam port yang sama berbeda dengan pendistribusian yang menggunakan protokol tcp dimana penerima pendistribusian tidak harus sama membuka port seperti port pengirim data streaming suara tersebut.

Penggunaan port dalam layanan video confence menggunakan dua buah port yang berbeda yang dikirimkan bersamaan , video atau gambar dikirimkan dalam satu port dan audio dalam satu port lainnya namun jarak antara port video dan audio tidaklah berjauhan biasa nilai dari port yang digunakan untuk video conference melalui port udp ini adalah berjarak 2 bila video yang dikirimkan pada port 5002 maka biasanya port audio yang dipergunakan adalah 5004.


Bila pada konsep streaming tcp profile sdp kedua port tersebut dideskripsikan dalam file sdp yang didistribusikan maka pada udp port tersebut tidak dideskripsikan. maka agar terjadi komunikasi point to point dalam layanan video conference biasanya ada penjembatan pembentukan port yang dikenal dengan istilah server voip hal ini dilakukan untuk saling menghubungi antara satu pengguna dengan pengguna lainnya sehingga port yang dibuka antara keduanya saling dapat berkomunikasi.

Proses server ini dilakukan bila pengguna layanan ini tidak berada dalam satu jaringan yang sama atau tidak memiliki ip publish khususnya bila akan broadcast melalui internet. Bila komputer yang digunakan untuk layanan Video confence ini berada dalam satu jaringan biasanya yang dilakukan adalah dengan memanggil IP komputer didalam proses video conference.

Bagaimana dengan komputer yang berada di dalam routing yang berbeda sehingga akan sulit melakukan pemanggilan ip satu komputer dengan komputer dengan satu sistem pada video conference. untuk solusi ini adalah dengan menggunakan server yang mengatur akun satu komputer dengan komputer lainnya , sehingga antara satu akun dengan akun yang lainnya dapat melakukan komunikasi baik melakukan percalkapan dengan menggunakan layanan video maupun hanya layanan percapakan suara biasa saja.

Nah audio maupun video yang didistribusikan pada layanan video conference inipun terlebih dahulu di kompresi dengan menggunakan codec tertentu sehingga ukuran gambar dan audio yang diditri usikan dari satu akun video konference memiliki bitrate dan troughput yang kecil sehingga dengan semakin kecilnya ukuran bitrate dan troughput pada pendistribusian streaming untuk video konference ini maka pendistribusian akan berjalan dengan baik pada sebuah jaringan yang memiliki bandwidth yang kecil.

Dengan penggunaan server video konference ini sebenarnya antara satu pengguna dengan pengguna layanan ini berada dalam satu IP namun berbeda porting , maka inilah yang menjadi layanan video conference dengan protokol udp ini sangat rentan dan dapat mudah di attack terutama dalam kejadian flooding bandwidth pada port tertentu yang digunakan oleh layanan video konference yang tentunya akan mengakibatkan proses komunikasi menjadi bhenti dan terhambat dikarenakan kejadian flooding tersebut.

Dan salah satu yang paling rentan dari penggunaan port udp dalam pendistribusian video konference yaitu mudahnya para snipper yang masuk melihat dan mendengarkan percakapan yang terjadi antara satu akun dengan akun lainnya yang sedang aktif melakukan percakapan. Biasanya para sniper ini emnggunakan aplikasi yange memantau port udp yang dibuka pada saat mengaktifkan layanan video conference . seperti aplikasi capturing port dan lainnya.

0 komentar:

Post a Comment