Friday, November 15, 2013

Hacker Anonymous Indonesia ?

Mana yang terbaik Hacker Indonesia atau Hacker Australia , atau Hacker lainnya. Inilah sebuah pelajaran penting dari Dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi . Sadap menyadap , saling serang dengan melakukan defacing ataupun dDos Attack menjadi suguhan minggu ini untuk dunia ICT Indonesia. Tentunya ini harus menjadi perhatian penuh bagi pemerhati dunia keamaan jaringan komputer terutama untuk layanan Website Pemerintah yang secara terbuka, karena informasi di dunia Internet tidak dapat dibendung lagi . Informasi mengenai cara hacking begitu banyak bertebaran dan semuanya adalah informasi yang memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi terutama dalam teknik Deface maupun dDos Attack.

Kemampuan Orang Indonesia di dalam dunia hacking jaringan komputer mungkin boleh dikatakan termasuk yang The Best , namun mungkinkah kemampuan yang dimiliki oleh para Hacker Indonesia menjadi yang terbaik dikala infrastuktur jaringan Internet terutama Kapasitas Bandwidth BroadBand yang di miliki Indonesia baru akan meningkat. Penyerangan hacker tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan jaringan internet yang "Lola" tapi akan mampu dilakukan dengan sebuah jaringan internet yang cukup baik yaitu jaringan broadband . Sedangkan untuk mendaptkan jaringan Broadband tentunya bukan harga yang sedikit untuk membayarnya . Kalaupun ada yang dilakukan adalah dengan melakukan "Spanyol" ( Separo Nyolong ) bandwidth dengan menggunakan jalur VPN pada layanan Sebuah provider , atau melakukan teknik dDos attack Zombie dimana serangan dilakukan oleh banyak komputer yang memiliki kemampuan jaringan bandwidth yang cukup besar didalam menflooding sebuah target.

"Hacker Anonymous" dimiliki oleh hampir semua negara , demikian pula  di Indonesia mereka memiliki keahlian untuk melumpuhkan sebuah layanan yang bersifat terbuka mendeface , melakukan dDos Attack dan yang lebih parah lagi mampu mengambil seluruh database yang ada pada sebuah layanan server yang bersifat terbuka. Demikian pula di Indonesia , Hacker Anonymous pun ada . Bahkan komunitas hacker di Indonesia  pun bertebaran ditambah lagi dengan adanya beberapa Distro Linux yang mengkhususkan pada pengembangan hacking dibidang Komputer Jaringan seperti Backtrack ataupun distro yang lainnya.  Namun yang unik dari Hacker Anonymous ini mereka bergerak tanpa memperkenalkan dirinya secara publis. Jadi wajar saja banyak para hacker di Indonesia protes bila ternyata ada sebuah televisi Indonesai yang menayangkan sebuah wawancara dengan seorang yang mengaku dirinya adalah Hacker Anonymous.

Kini keberadaan Hacker Indonesia diperdebatkan oleh pihak pemerintah , ada yang memuji dan ada pula yang memaki-maki. Namun bila diambil dari nilai positif dari pertikaian antara Hacker ini adalah bagaimana kita menyikapi akan Keamanan sebuah Website yang dimiliki oleh pihak pemerintah ataupun layanan public lainnya yang Notebene menggunakan layanan Publish Internet.

Ada hal yang sangat menarik di Indonesia , dimana di Indonesia belum memiliki data yang tersentralistik ini dapat kita lihat dengan data statistik yang ada di pusat pemerintahan dengan data yang yang berada di wilayah sangat jauh berbeda. Walaupun ada biasanya hanya dimiliki oleh satu insitusi dan itupun masih sangat jarang yang bersifat publish. Jadi kemungkinan pengambilan data-data penting yang valid masih sangt sulit dilakukan terkecuali  data-data perbankan ataupun data-data perusahaan publish lainnya yang telah dibangun melalui jaringan komputer publish.

Mungkin ini dapat menjadi perhatian pula bagi para "Hacker Indonesia" sebuah Contoh kecil saja bagaimana Google bisa mempelajari kebiasaan orang di Indonesia dalam mengakses internet. Kata-kata pencarian yang dilakukan oleh pengguna internet di Indonesia dengan menggunakan Google search adalah merupakan sebuah database yang besar dan valid tentang kebiasaan pengguna Internet di Indonesia terutama berapa banyak kebiasaan pengguna Indonesia didalam mencari tulisan ataupun artikel mengenai dunia hacking.Tanpa disadari oleh kita para pengguna Internet di Indonesia , bahwa Google mampu mempelajari kebiasaan kita di internet dengan melihat kata atau keyword yang dicari pada google search yang kita gunakan.

Diluar itu semua , selain proses keamanan komputer yang harus menjadi perhatian kita , juga tentunya infrastruktur jaringan komputer karena ini pula yang menjadi sebuah penilaian bagaimana dunia ICT di Indonesia bisa dapat lebih maju, bukan pada sisi dunia Hacking semata yang selalu dianggap negatif  tetapi penyampain informasi yang lebih cepat , sehat dan bertanggung jawab.

"Di atas langit ada langit ... "

0 komentar:

Post a Comment