Saturday, March 22, 2014

Mau Kerja ? Bersihkan Status Anda Yang "Alay"

"Facebook punya aku, Twitter punya aku, Google Plus punya aku , aku mau aku isi apa terserah aku , aku mau teriak mau sebut kebun binatang dan isinya ya terserah ku dong !" Pernyataan ini ada benarnya tapi bagaimana mungkin anda bisa bekerja pada sebuah perusahaan besar dan kemudian pada saat Interview anda ditanya akun Facebook , Twitter dan Google Plus yang anda miliki bila ternyata isinya hanya seperti cerita yang serba "alay" " cemumut eah ".  Terbayang tidak bila pihak perusahaan yang menginterview anda melihat isi status anda di akun social media yang isinya "Tidak Karuan" . Pertanyaan sederhana mungkinkan perusahaan akan menerima seseorang yang dalam statusnya menuliskan kalimat yang tidak layak, bahasa alay yang isinya cinta , teriakan atau hal lain yang negatif dari sisi kepribadian anda ? Tentu pertanyaan tersebut dapat anda jawab sendiri.


Kenyataanya bahwa para Remaja Indonesia yang menggunakan akun sosial media lebih banyak digunakan untuk membuat sebuah status yang "Tidak Jelas" padahal itu adalah hal privasi yang tidak perlu diketahui oleh orang banyak. Kenapa sedikit sekali para Remaja Indonesia yang menuliskan Status di akun social media hari ini seperti " Ternyata hari ini banyak pelajaran yang aku terima, tahu tidak apa itu Kernel  . ternyata Kernel itu .... " Andai saja remaja Indonesia menggunaka akun social yan dimilikinya untuk berbagi pengetahuan dan sambil berinteraksi dengan pengetahuan dan pengalaman dengan teman di akun social media rasanya Remaja Indonesia akan menjadi remaja yang memiliki pengetahuan yang lebih. Tapi kenyataannya. 

Segera Hapus Status anda yang "Alay" Kalau Anda ingin Bekerja ! Kenapa . Karena Status anda adalah gambaran awal dari kepribadian anda, semakin anda membuat status yang jelas maka saat ini akan banyak perusahaan yang akan menolak mempekerjakan anda sebagai karyawan jika ternyata dari tulisan status anda saja sudah tidak mencerminkan kepribadian yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Benarkah demikian ? Ada sebuah cerita seorang mahasiswa yang selalu melakukan demo , suatu hari mendemo sebuah  BUMN , dan kemudian dia berphoto ria selanjutnya photo tersebut di update pada statusnya. Satu tahun kemudian setelah Lulus dia mencoba melamar pada BUMN tersebut. Apa yang terjadi selanjutnya? Dia tidak diterima bekerja pada BUMN tersebut hanya karena sebuah photo yang diupdate satu tahu lalu di akun facebook yang dimilikinya. Nah kalau sudah begini siapa yang rugi ?

Jadi masih maukah anda mengisi status anda dengan yang alay saat anda akan bekerja pada sebuah perusahaan yang tentu mencari tenaga karyawan yang tidak "Alay". Buatlah status yang terbaik dari kehidupan anda dan berbagilah pengalaman dan pengetahuan kepada publik sehingga menjadi nilai tambah bagi anda pada saat anda melamar bekerja. Bila anda ingin bekerja di bidang marketing buatlah status anda bagaimana anda terus menggali teknik marketing dan banyak hal lainnya yang bermanfat.

"Saya diterima bekerja menjadi wartawan  karena tulisan saya di facebook dan hasil photo liputan yang saya buat" inilah satu cerita dari mereka yang mendapatkan pekerjaan yang diinginkan dari status mereka di social media dengan hal yang positif. 

Anda Mau Kerja ? Bersihakn Status anda yang "Alay"

0 komentar:

Post a Comment