Monday, April 14, 2014

Magister Manajemen FE Tinjauan Ilmu Pengetahuan dan Penerapan Teknologi

Perguruan Tinggi di Indonesia yang membuka Program Pasca Magister Manajemen terutama pada FE ( Fakultas Ekonomi ) masih banyak menerapkan tinjauan pengetahuan akademis secara menyeluruh. Lihat saja dalam konsep pengembangan pengetahuan Manajemen Pemasaran ( Marketing Management ) pola pengetahuan yang ada pada kelas Magister Manajemen ( S2 ) belum banyak yang menyentuh bentuk seutuhnya dari proses  marketing didunia online dengan penerapan teknologi informasi. Masih bersifat klasiknya pola pengembangan Magister Manajemen di Indonesia yang masih berputar pada sekitar penerapan Ilmu pengetahuan tanpa adanya penerapan dan akulturasi antara ilmu pengetahuan para  akademisi dengan ilmu pengetahuan para praktisi seperti halnya bidang Marketing di dunia Online.


Kenyataannya saat ini didunia "Online" proses Marketing Management telah berbeda dengan konsepsi teori yang sebenarnya, namun seorang praktisi Marketing Online tanpa harus menamatkan jenjang S2 Magister Manajemen telah ma,pu mengatur proses pemasaran sebuah layanan Jasa atau produk melalui media online dengan baik bahkan telah mampu membangun sebuah pasar yang besar di dunia online, sangat berbeda dengan para "Konsultan" yang secara akademisi menyelesaikan program Magister Manajemennya sama sekali tidak mampu membangun pasar jasa layanan "Konsultan" yang dimilikinya melalui media online.

Masih banyak kenyataan yang bila dibandingkan para lulusan Magister Manajemen di bidang Marketing Management dengan kendali pasar online yang saat ini hampir dikendalikan oleh para pengusaha online dari luar Indonesia dengan notabene adalah lulusan "Magister Manajemen" di perguruan tinggi luar negeri terutama US , mampu menguasai konsep pasar dunia online. Padahal saat ini kenyataannya bahwa dunia online adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam konsep dunia ekonomi dan bisnis.


Contoh terkecil saja, Seorang praktisi Pemasaran Di Dunia Online akan mengandalkan kemampuan keahliannya didalam proses optimasi layanan pemasaran yang dimilikinya dengan berbagai teknik , sehingga layanan pemasaran yang dimilikinya dapat dengah mudah dicari oleh orang di dunia online baik dengan metode penggunaan Mesin Pencari maupun dengan penggunaan Social Media. Mereka tidak akan membuang biaya percuma untuk memasang banner atau iklan yang pada layanan online yang banyak pengunjungnya karena hasilnya tidak akan sebanding dengan target pasar yang diharapkan. Sehingga teknik yang murah yang dimiliki tanpa harus beriklan lebih berhasil dibandingkan dengan konsep marketing yang bersifat "Klasik" membayar layanan Iklan dengan biaya yang cukup besar.

Bila dilihat dari keduanya antara Konsepsi para praktisi dengan Konsepsi para akademisi sebenarnya ada hal yang dapat diambil satu kesepakatan bersama bahwa kedua-duanya proses proses dapat digabungkan secara utuh, sehingga proses dan teknik Marketing didunia online akan secara utuh dapat dikuasai, antara iklan dan teknik marketing social media atau melalui teknik marketing pada search engine.

Andai saja pada kelas Magister Manajemen khususnya yang membidangi pengetahuan dan pengembangan ilmu Ekonomi ( Fakultas Ekonomi ) di Indonesia yang menyediakan mata kuliah secara khusus dan mengkonsentrasikan diri  pada Marketing Management dalam konsep Marketing di dunia Online yang beragam macam tekniknya, tentu bisa dibayangkan bahwa lulusan Magister Manajemen di Indonesia bukan hanya semata  mampu melakukan kajian dan penelitian secara empirik terhadap perkembangan dunia Pemasaran melalui media online, bahkan akan memberikan teknik-teknik pemasaran yang lebih baik lagi. Memberikan tambahan kekayaan akan pengembangan Manajemen Pemasaran yang sesungguhnya dalam konsep Dunia Online.

0 komentar:

Post a Comment