Sunday, May 11, 2014

Sedikit Alay Boleh Kan ...


Gagal kembali ke Jakarta dengan BUS langsung kembali Ke Pendopo. Kayanya malam ini penyakit insomania bakal terus ada, gak tidur lagi padahal udah tiga hari lebih di Bojonegoro mata masih aja "Melotot" . Dari pada bengong bongkar ulang aplikasi sambil buat  proposal penawaran project untuk beberapa institusi swasta ( Ngamen ala orang IT ) soalnya harus nambahin dana transportasi untuk keliling sepeti jaman dulu. Travelling ala gembel jalanan . Jadi inget masa nongkrong di Malioboro, ngegembel jadi seniman. dan inget sama lagu ini . "Dan senja datang ...." lagunya Cyndi Claudia , jadi inget masih suka iseng nulis cerpen ketika masih ada majalan Anita Cemerlang dan Majalah Gadis.

Hm, ( Tarik nafas dulu ah ... ) rasanya baru aja kemarin masa itu datang, tapi kini harus kembali Traveling menikmati hidup dengan tetap terus mensyukuri apa yang diberikan oleh Illahi Rabbi. "Hanya Tuhan yang tahu apa yang kita pikirkan" rasanya itu yang terasa didalam benak ini. Berjalan dan terus berjalan dengan apa yang tengah ada didalam pikiran ini, tanpa harus menjadi manusia yang selalu protes dengan keadaan. Kekurangan ku adalah kelebihan yang telah ditetapkan Tuhan pada ku. Rasanya benar bila banyak orang bijak mengatakan "Di atas langit ada langit" semakin aku keluar, semakin kecil saja duniaku. Tak ada satupun yang dibanggakan dan tak ada satupun yang dapat dipamerkan. Semuanya hanya titipan sementara dan itu harus aku berikan kepada semua orang, biar mereka merasakan sesuatu yang lebih dari apa yang aku rasakan.

Malam ini jadi melo ( hehehe )...
Tahu kenapa  mungkin ini yang namanya "golek", Tuhan senang mainkan hati manusia karena kekuasaan-Nya ( Ya Muqallibul Qullub ) tapi ya nikmati saja. Enak gak enak ya harus menikmati karena semua perjalanan yang telah ada yang "mengatur" dan tidak ada satupun kejadian di muka bumi ini adalah karena "Kebetulan" tapi semua telah diatur dengan rapihnya untuk setiap manusia satu persatu.

Hari ini sebenarnya tak ingin bicara tentang "Streaming" aku lebih suka gaul dengan kawan-kawan dibelakang layar, tapi karena seorang tamu tidak hadir dan keinginan kawan panitia akhirnya harus turun juga walaupun aku takut semua cuma diam karena aku bukan pembicara yang hebat, bukan seorang orang IT yang handal, aku cuma tukang ngoprek yang senang dengan apa yang sedang terjadi didalam kepala ini. Mencari tahu dan terus mencari tahu, belajar dan terus belajar.

Aku ingin belajar dari seorang Anak kecil tentang sebuah kejujuran, aku ingin belajar dari orang Buta betapa terangnya hati, aku ingin belajar dengan orang cacat karena kekurangannya adalah kelebihannya, aku ingin belajar dengan orang Gagu agar aku dapat belajar menjaga mulut ini.

Belajar dan terus belajar hingga nyawa harus meninggalkan jasad yang hina ini. Kembali ke sisi Cahaya sang Pencipta. Dan disana sebenarnya hidup yang aku Cari ...  

0 komentar:

Post a Comment